
SULAP SAMPAH JADI ENERGI, UNIVERSITAS IPWIJA HADIRKAN INOVASI BIODIGESTER DI DESA CIANGSANA
- Posted by Humas IPWIJA
- Categories Akademik & Riset, Berita Kampus, Berita Kerja Sama & Pusat Karir, Kegiatan Mahasiswa, Teknologi & Inovasi
- Date October 23, 2026

IPWIJA UPDATE — Komitmen menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat terus diwujudkan Universitas IPWIJA melalui Launching Program Hibah AKSARA dan Implementasi Biodigester Rumah Tangga di Desa Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jumat (23 Oktober 2026). Program ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pengelolaan sampah organik yang lebih produktif, berkelanjutan, dan bernilai guna bagi masyarakat.
Program AKSARA melibatkan Bank Sampah CINTA di RW 021 dan TPS3R CERIA di kawasan Ciangsana/Kota Wisata sebagai mitra implementasi. Melalui penerapan teknologi biodigester, sampah organik yang selama ini berpotensi menjadi residu diarahkan untuk diolah menjadi biogas sebagai energi alternatif, serta menghasilkan produk samping cair yang berpotensi dikembangkan menjadi pupuk organik cair (POC).
Universitas IPWIJA memperoleh pendanaan Hibah Program AKSARA berdasarkan Nomor Kontrak Induk 355/C3/DT.05.00/PMB-AKSARA/2026 tanggal 5 Oktober 2026 dan Nomor Kontrak Turunan 12636/LL4/PG/2026 tanggal 19 Oktober 2026. Program ini diketuai oleh Rektor Universitas IPWIJA, Ir. Besar Agung Martono, M.M., DBA, dengan anggota tim pengusul Dra. Siti Mahmudah, M.M. dan Wawan Sismadi, S.Kom., M.Kom. Pelaksanaan program turut didukung oleh 30 mahasiswa yang akan terlibat dalam kegiatan pembelajaran langsung dan pemberdayaan masyarakat di Bank Sampah CINTA dan Bank Sampah CERIA, Desa Ciangsana. Keterlibatan mahasiswa ini menjadi bagian dari upaya mengintegrasikan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Kepala Desa Ciangsana, H. Udin Saputra, S.H., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Universitas IPWIJA atas kepedulian dan kontribusinya dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan sampah. Ia juga mengapresiasi semangat Rektor Universitas IPWIJA beserta tim dalam mendorong program ini hingga tahap implementasi. Harapannya, program tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta kesejahteraan masyarakat Desa Ciangsana.

Rektor Universitas IPWIJA, Ir. Besar Agung Martono, M.M., DBA, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Ciangsana dan seluruh pihak yang telah membuka ruang kolaborasi bagi Universitas IPWIJA untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat. Menurutnya, persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, mahasiswa, dan masyarakat.
Melalui program ini, Universitas IPWIJA tidak hanya menghadirkan teknologi, tetapi juga mendorong perubahan cara pandang terhadap sampah—dari persoalan lingkungan menjadi sumber daya yang memiliki potensi manfaat. Pengelolaan sampah yang baik diharapkan mampu mengurangi residu, mendukung pemanfaatan energi alternatif, serta membuka peluang pengembangan nilai ekonomi dari hasil pengolahan sampah organik.
Pemaparan program disampaikan oleh tim penerima Hibah AKSARA, Dra. Siti Mahmudah, S.E., M.M. dan Wawan Sismadi, S.Kom., M.Kom. Sementara itu, penjelasan teknis biodigester disampaikan oleh perwakilan PT SWEN Inovasi Transfer, Rindi Handayani, S.E., M.Si. Kegiatan turut melibatkan mahasiswa melalui pemaparan Ketua DPM, Pingkan Aulia, dan Ketua BEM, Noper Ikhsan Ramadhan, sebagai bagian dari pembelajaran langsung dan pengabdian kepada masyarakat.
Implementasi program ini juga diarahkan pada penguatan kapasitas pengelola bank sampah melalui pelatihan operator, penyusunan standar operasional prosedur (SOP), pencatatan hasil pengolahan, pendampingan teknis, serta edukasi prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Dengan demikian, keberhasilan program tidak hanya diukur dari penerapan teknologi, tetapi juga dari kemampuan masyarakat dalam mengelola dan memanfaatkannya secara berkelanjutan.
Melalui Program Hibah AKSARA, Universitas IPWIJA menegaskan peran perguruan tinggi sebagai mitra masyarakat dalam menghadirkan solusi inovatif terhadap persoalan lingkungan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi awal dari pengelolaan sampah yang lebih terpadu, penguatan ekonomi sirkular, dan tumbuhnya kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan.
Dari sampah menjadi energi, dari kolaborasi menjadi aksi nyata. Universitas IPWIJA bersama masyarakat Desa Ciangsana bergerak menuju lingkungan yang lebih bersih, produktif, dan berkelanjutan.










You may also like


